A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: inc/meta.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/application/views/template/sman1pgr/inc/meta.php
Line: 14
Function: _error_handler

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/application/views/template/sman1pgr/inc/header.php
Line: 7
Function: require

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/application/controllers/Post.php
Line: 12
Function: view

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: inc/meta.php

Line Number: 15

Backtrace:

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/application/views/template/sman1pgr/inc/meta.php
Line: 15
Function: _error_handler

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/application/views/template/sman1pgr/inc/header.php
Line: 7
Function: require

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/application/controllers/Post.php
Line: 12
Function: view

File: /home/sman1pg9/domains/sman1panggarangan.sch.id/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

- SMA Negeri 1 Panggarangan | sman1panggarangan.sch.id

HAFAL QUR’AN USIA DINI

Admin Kamis, 11/06/2015 Umum 723 hits

HAFAL QUR’AN USIA DINI 

( Konsep Pendidikan Al-Qur’an Yang Diabaikan)

Bismillah Was Sholaatu Was Salaamu ‘Alaa Rasulillaah, Wa Ba’du…

Imam Syafi’I –Rahimahullah- diserahkan oleh ibunya untuk menghafal al-Qur’an pada usia 4 tahun, dan hafal al-Qur’an di usia 7 tahun. 

Imam Nawawi –Rahimahullah- diantar oleh ayahnya ke Maktab Rawahiyah untuk menghafal al-Qur’an pada usia 9 tahun, dan hafal al-Qur’an sebelum balighnya. 

Ibnu Hajar al-‘Atsqalani disekolahkan ke Maktab untuk menghafal al-Qur’an pd usia 5 tahun, dan khatam al-Qur’an pada usia 9 tahun. 

Imam Ibnul Jazaariy –Rahimahullah- selesai menghafal al-Qur’an pada usia 13 tahun. 

Dan masih banyak lagi para ulama kita dari kalangan shalafus shalih yang membuka perjalanan ilmu mereka dengan menghafal al-Qur’an sejak usia dini dan mengkhatamkannya sebelum masuk usia baligh.

Mengapa? Karena orang tua para Shalafus Shalih kita sangat faham dan mengerti bagaimana cara mempersiapkan anak-anak mereka menjadi orang-orang besar dizamannya nanti. Ibarat tanah yang subur, maka tanah tersebut harus dipersiapkan benar-benar agar dapat ditanami dan menghasilkan tanaman yang berkualitas.

Mendidik anak-anak kita untuk mampu menghafal al-Qur’an diusia dini adalah sebuah persiapan yang sangat baik sebelum mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Bahkan para ulama kita terdahulu, tidak menyukai seseorang yang ingin belajar ‘Uluum syar’I, tetapi belum menyelesaikan hafalan al-Qur’an. 

Diriwayatkan, Imam al-Auza’i –Rahimahullah- pernah didatangi oleh seseorang yang ingin belajar fiqih kepadanya. Maka beliau menanyakan terlebih dahulu tentang hafalan al-Qur’an yg dimiliki oleh orang tersebut. Imam Auza’I pun menyuruhnya membacakan surah An-Nisaa ayat ke 11.

?????? ???? ?? ??????...

Orang tersebut tidak mampu melanjutkan ayat tersebut, lalu Imam Auza’I pun menyuruhnya kembali untuk menyelesaikan al-Qur’an terlebih dahulu. ( Kaifa Tahfadzul Qur’an, yahya bin Abdurrazaaq al-Ghautsani hal. 25)

Subhaanallaah, semoga Allah memberikan kita Taufik-Nya untuk mengikuti jejak para Shalafus Shalih dalam mengajarkan al-Qur’an kepada anak-anak kita. Wallahu Ta’alaa A’lam..

????????????????

: tanpa label

KOMENTAR

Data tidak atau belum tersedia.
Data tidak atau belum tersedia.

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

Kolom Guru

  • Data tidak atau belum tersedia.

MUTIARA HADIST

Rasulullah SAW Bersabda, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kedudukannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kehinaan. Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kekayaannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kefakiran." Beliau Melanjutkan, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kemuliaan Nasabnya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kerendahan. Dan, Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Dan Ia Tidak Menginginkan Kecuali Supaya Dapat Menundukkan Pandangan Dan Menjaga Kemaluannya Atau Menyambung Tali Silaturahim, Maka Allah Akan Memberkahi Mereka Berdua." Menikahlah Dengan Lurus Sahabatku :)